Langsung ke konten utama

Postingan

09-09-09

Empat tahun yang lalu, anak kami yang kedua  hadir di dunia. Dalam kondisi yang serba prihatin.  Tidak ada kerabat yang menyambutya. Tidak ada embah dari Magetan. Karena kondisi mbah Buyut sedang kritis. Dan ternyata 3 hari kemudian akhinrya menghadap Illahi. Tidak ada embah dari Trenggalek. Karena embah Kakung juga dalam keadaan sakit stroke. Dan embah putri baru saja kecelakaan. Maka, hanya saya -ayahnya-  yang menunggui ibunya. Berjuang untuk menghantarkannya menginjakkan kaki di dunia ini. Dan ternyata, di tanggal yang cantik ini, dia lahir. Dengan normal. Dengan pertolongan seorang bidan. Hanya 2 jam saja dia membuat kami semua khawatir. Dan lahir dengan selamat.  Dalam suasana puasa kami menyambut kehadirannya.  Mencoba dengan segenap kemampuan kami. Dengan keterbatasan pengalaman kami. Tanpa tuntunan dari para orang tua. Sekarang anak ini sudah 4 tahun. Di tahun pertama.  Betapa kami harus bersusah payah membesarkannya. Dengan kondisi l...

NDESO

Beberapa waktu yang lalu saya membaca artikel di sebuah blog. Tentang seorang Gubernur yang dibilang sebagai orang ndeso dan berpikiran kota. Sebelumnya banyak juga orang yang menggunakan kata-kata "ndeso". Menurut bahasa Jawa, "ndeso" berasal dari kata "desa" (dibaca = deso). Artinya adalah suatu tempat atau daerah yang terletak jauh dari kota. Kalo dalam struktur pemerintahan, desa adalah pemerintahan paling bawah yang dikepalai oleh seorang kepala desa. Kata "ndeso" digunakan untuk menggambarkan seorang yang berasal dari desa. Kurang pengalaman, kurang wawasan, sehingga kalau diajak keluar dari lingkungannya akan menjadi terheran-heran. Nggumunan. Sebenarnya ini tidak salah. Walau tidak sepenuhnya benar. Namun akhir-akhir ini kata-kata "ndeso" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak baik. Kalau ada orang yang suka berkelahi, dibilang ndeso. Kalo suka bikin rusuh, dibilang ndeso. Miskin, dibilang sebagai rejeki ndeso. ...

MOTOR MATIC

       Sekarang ini kendaraan motor matic sudah merajai jalanan. Semenjak booming motor Mio lansiran Yamaha, kemudian bertebaran merk matic baru. Honda dan Suzuki tidak mau kalah. Mengeluarkan serial motor matic. Honda mengeluarkan Vario dan Beat. Suzuki mengeluarkan Spin dan Skywave. Sedangkan Yamaha mengeluarkan Mio dan  Nouvo. Perkembangan selanjutnya, berbagai varian muncul seperti jamur di musim hujan.        Pertama melihat motor matic, saya mempunyai kesan kurang bagus. Menurut kesan saya, motor matic pasti akan mempunyai tarikan yang lemot. Tidak kontan. Kurang bertenaga. Boros bahan bakar. Kurang kuat di tanjakan. Oleh karena itu, baru setelah 10 tahunan semenjak motor matic keluar pertama kali, saya masih belum tertarik untuk memiliki motor matic.       Pengalaman pertama kali memakai motor matic adalah saat menggunakan Yamaha Mio milik keponakan. Saya termasuk tidak terkesan dengan pe...

GANTI SHOCK ABSORBER

Setelah setahun lebih si Ghia mengabdi, mulailah terasa ada gangguan di kaki-kaki. Skok terasa mati. Kalo melewati jalan tidak rata, terdengar gluduk-gluduk cukup keras. Semakin lama semakin keras. Saya cek kondisi shock, ternyata semua (kiri dan kanan) sudah basah dengan oli. Mungkin selain faktor umur,  ini disebabkan si Ghia seringkali digunakan untuk memuat barang hingga overload. Sebagai gambaran, kalau musin jeruk, sering digunakan untuk mengangkut jeruk. Pernah saat mudik, bagasi dipenuhi dengan jeruk Bali. Ditambah dengan 3 orang dewasa, 1 remaja dan 1 anak-anak. Terasa sekali posisi si Ghia sampai mendongak. Kejadian ini juga dialami saat musim mangga. Setelah mencari informasi kanan kiri, maka diputuskan untuk ganti shock absorber. Pilihannya adalah harga termurah. Merk Shibaruni. Harga Rp. 450ribu sepasang. Sekalian juga belanja boot shock, dan karet tatakan spiral. Untuk penggantian diputuskan untuk dikerjakan sendiri. Dengan modal nekat hasil googling. Hari Mi...

STNK SALAH KETIK

     Ternyata proses pencetakan STNK seringkali memuat kesalahan. Dari 3 motor yang sekarang saya miliki, 2 diantaranya memuat kesalahan. Sedangkan motor lain yang pernah saya pegang, tidak pernah saya cek.      Yang pertama adalah Honda Kirana. Motor atas nama kakak. Terbitan Samsat Blitar. Tahu adanya kesalahan sewaktu ditolak di parkiran Royal Plaza. saya dituduh membawa STNK kendaraan lain. Gara-gara di kolom type tertera NF 125. Kata petugas parkir, motor Kirana kodenya ND 125. Sempat debat dengan petugas parkir. Karena saya tidak pernah mengalami di tempat parkir lain. Saya menganggap bahwa petugas parkir yang mengada-ada. Akhirnya bisa lolos setelah dicocokkan nomor mesinnya. Tidak mencocokkan nomor rangka, karena harus bongkar dek sayap.      Baru menyadari kalo memang ada salah, ketika googling di internet. Ternyata kode mesin Kirana adalah ND125. Karena kurang yakin, maka cek BPKB. Ternyata benar ND125. Wah, berart...

BAYAR PAJAK 5 TAHUNAN KIRANA

      Setelah pengalaman bayar pajak dan balik nama di Samsat Gresik, saya akan ceritakan pengalaman bayar pajak 5 tahunan di Samsat Blitar. Saat bayar pajak 5 tahunan untuk Motor Honda Kirana. Saya beli 10 tahun lalu atas nama kakak. Menggunakan fasilitas kredit Guru.      Karena pajak 5 tahunan, ganti plat dan STNK, maka motor harus dibawa. Walau sudah berumur 10 tahun, Kirana masih sehat. Masih cukup kuat untuk perjalanan Sidoarjo-Blitar. Bahkan walau dulunya sering dipake Sidoarjo-Magetan, Sidoarjo-Trenggalek.      Tgl. 15 Juli jam 6 pagi berangkat dari rumah. Jalannya ramai sekali. Bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah. Setelah libur panjang. Sengaja lewat jalan alternatif. Ternyata malah kesasar. Perjalanan molor 1 jam.      Jam 09.30 sampai di Blitar kota. Ambil BPKB dan KTP milik kakak. Terus meluncur ke Wlingi. Sampai Samsat Wlingi jam 10.00. Masuk parkiran langsung disambut panitia p...

BALIK NAMA SI GHIA

Lama tidak ngeblog, kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengurus balik nama mobil. Yaitu waktu balik nama motuba (mobil tua bangka) Ford Laser Ghia 89.   Kebetulan saat ini (mulai 17 Juni – 17 September2013) Pakde Karwo Gubernur Jawa Timur memberlakukan pemutihan. Pembebasan biaya denda dan balik nama. Setahun yang lalu, mobil ini sudah saya coba untuk di mutasi dari Gresik ke Sidoarjo. Saat itu juga ada pemutihan. Namun saat   cabut berkas, ternyata berkas tidak ketemu. Berhubung saat itu masa pemutihan sudah hampir habis, dan PKB belum diblokir, maka akhirnya saya bayar PKB saja dengan nembak KTP.   Solusi lain, adalah balik nama dengan menggunakan nama lokal Gresik. Sekarang, solusi balik nama dengan KTP Gresik saya ambil. Pertimbangannya untuk memudahkan pembayaran PKB tahunan. Kebetulan ada teman yang domisili Gresik. Saya datang di Samsat Gresik jam 09.00. Membawa formulir dan hasil gesekan yang batal diproses saat mau mutasi tahun yang lalu....