Langsung ke konten utama

SWITCH ATRET

Beberapa hari yang lalu saya mencoba melakukan penggantian switch atret. Switch atret yang lama sudah soak, sehingga lampu atret tidak menyala. Switch atret yang baru beli di Kedungdoro, karena toko-toko di Sepanjang tidak mempunyai stock. Harganya cukup murah, hanya Rp. 50 ribu saja.
Langkah pertama, adalah melepas switch yang lama. Karena belum pengalaman, waktu melepas switch lama disertai dengan ceceran oli gardan/transmisi. Kemudian switch yang baru dipasang. Lalu di coba.
Lho...!!! Kok gigi tidak bisa dimasukkan posisi atret. Terpaksa switch baru dilepas. Terus diperiksa. Dibandingkan dengan switch lama. Bentuknya persis. Pajang persis. Kenapa? Oh, ternyata harus dikasih ring. Karena tidak punya ring baru, terpaksa ring dari switch lama diambil.
Kemudian pemasangan dilanjutkan. Lalu dicoba lagi. Kali ini berjalan lancar. Gigi persneleng bisa masuk posisi mundur dengan lancar. Lampu atret pun nyala dengan terang. Wuihh...leganya. Walau oli transmisi berceceran, penggantian sukses juga.
Untuk berjaga-jaga agar tidak kekurangan olie gardan, olie ditambah setengah liter.
Sekarang kalo mau atret tidak perlu was-was lagi kalo orang yang datang dari arah belakang tidak tahu.

Komentar

  1. Mas Priyo, salam kenal Saya Koko dari Bogor.
    Artikel yang sangat menarik. Kebetulan saya juga pake FL tahun 1991. Terimakasih ilmunya.

    BalasHapus
  2. Salam kenal mas Kokok.....kalo ada pengalaman bisa dibagi2...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau tanyak alamat bengkel pak sunar yang di krian tepatnya di mana pak??

      Hapus
    2. Di desa jeruk gamping kecamatan krian. Dari pasar krian ke arah selatan belok kiri di rel kereta. Ada masjid belok kiri.

      Hapus
  3. Letaknyabdimana ya om, bisa tunjukan foto nya??

    BalasHapus
  4. Persis banget ... Belepotan oli muka saya 😁

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PINDAH GIGI PERSNELENG GROOOKKK....GANTI SYNCROMESHNYA.

Salah satu keluhan yang sering saya dengar dari para Flocker adalah masalah di gigi transmisi. Disini saya mendapat beberapa kosa kata. Beberapa bilang persneleng suka nglepeh. Nglepeh = gigi masuk, di gas jalan kalo gas dilepas gigi pindah sendiri ke netral. Keluhan yang lain adalah gigi susah masuk dan kalau masuk menimbulkan suara grroookkk...... Keluhan ini juga saya alami. Saat mobil berhenti, masuk ke gigi 1 lancar. Tapi kalau posisi mobil sedang jalan, susah. Misalnya saat kita jalan, kemudian memperlambat laju mobil. Kemudian saat mobil masih berjalan pelan, gigi kita pindah dari posisi 2 ke 1, akan susah. Kalaupun dipaksa maka akan timbul suara grookkk..... Untuk memindahkan gigi dari 2 ke satu, kondisi mobil harus berhenti. Kondisi ini akan menyulitkan kita, terutama saat kondisi jalan macet-macetan. Dan terutama saat kondisi jalan menanjak. Memaksakan kondisi demikian dapat merusak gigi persneleng. Gejala seperti ini disebabkan oleh syncromesh (sinkromes/...

NOMOR RANGKA KEROPOS

     Pengalaman ini saya alami ketika pegang Suzuki Carry. Ketika akan ganti STNK, dilakukan cek fisik. Saat dicek, ternyata nomor rangka yang berada di bawah jok tidak kelihatan karena keropos. Diperiksa dengan lebih teliti oleh petugas gesek dan atasannya. Masih nampak bahwa nomor orisinil.      Akhirnya oleh petugas diberikan surat pengantar untuk mengurus nomor rangka baru.  Surat Pengantar ditujukan ke Polda Jatim. Berbekal surat itu, saya ke Polda Jatim. Mobil dibawa. Di Polda, kebetulan ada keponakan yang dinas disana. Dengan bantuannya, Carry di cek fisik. kemudian hasil cek fisik dibawa ke bagian adiministrasi. Lalu keluar surat pengantar ke dealer Suzuki. Biaya 100 ribu.      Surat Pengantar dibawa ke UMC di jalan A.Yani, satu deret dengan Polda. Di UMC surat diterima. Lalu dikasih tanda terima. Tiga hari kemudian disuruh ambil. Keluar, berupa lempengan logam bertuliskan nomor rangka mobil. Disertai surat kete...

BAJAK DAN FILOSOFINYA

Beberapa hari yang lalu saya pulang ke desa. Ada nuansa berbeda yang bikin saya bernostalgia. Waktu itu awal musim tanam padi. Para petani hiruk pikuk mengolah tanahnya. Suara deru traktor tangan terdengar bahkan sampai malam hari. Di sela- sela hilir mudik traktor tangan, saya melihat satu hal yang langka. Seorang petani berseru mengendalikan 2 ekor sapi yang sedang menarik bajak. Pemandangan yang langka. Yang mulai hilang ketika saya menginjak SMP. Tahun 90an. Dimana jasa bajak tradisional ini digantikan dengan traktor tangan. Gambar : orang sedang membajak sawah. Di balik alat bajak y...