Langsung ke konten utama

Postingan

GANTI SHOCK ABSORBER

Setelah setahun lebih si Ghia mengabdi, mulailah terasa ada gangguan di kaki-kaki. Skok terasa mati. Kalo melewati jalan tidak rata, terdengar gluduk-gluduk cukup keras. Semakin lama semakin keras. Saya cek kondisi shock, ternyata semua (kiri dan kanan) sudah basah dengan oli. Mungkin selain faktor umur,  ini disebabkan si Ghia seringkali digunakan untuk memuat barang hingga overload. Sebagai gambaran, kalau musin jeruk, sering digunakan untuk mengangkut jeruk. Pernah saat mudik, bagasi dipenuhi dengan jeruk Bali. Ditambah dengan 3 orang dewasa, 1 remaja dan 1 anak-anak. Terasa sekali posisi si Ghia sampai mendongak. Kejadian ini juga dialami saat musim mangga. Setelah mencari informasi kanan kiri, maka diputuskan untuk ganti shock absorber. Pilihannya adalah harga termurah. Merk Shibaruni. Harga Rp. 450ribu sepasang. Sekalian juga belanja boot shock, dan karet tatakan spiral. Untuk penggantian diputuskan untuk dikerjakan sendiri. Dengan modal nekat hasil googling. Hari Mi...

STNK SALAH KETIK

     Ternyata proses pencetakan STNK seringkali memuat kesalahan. Dari 3 motor yang sekarang saya miliki, 2 diantaranya memuat kesalahan. Sedangkan motor lain yang pernah saya pegang, tidak pernah saya cek.      Yang pertama adalah Honda Kirana. Motor atas nama kakak. Terbitan Samsat Blitar. Tahu adanya kesalahan sewaktu ditolak di parkiran Royal Plaza. saya dituduh membawa STNK kendaraan lain. Gara-gara di kolom type tertera NF 125. Kata petugas parkir, motor Kirana kodenya ND 125. Sempat debat dengan petugas parkir. Karena saya tidak pernah mengalami di tempat parkir lain. Saya menganggap bahwa petugas parkir yang mengada-ada. Akhirnya bisa lolos setelah dicocokkan nomor mesinnya. Tidak mencocokkan nomor rangka, karena harus bongkar dek sayap.      Baru menyadari kalo memang ada salah, ketika googling di internet. Ternyata kode mesin Kirana adalah ND125. Karena kurang yakin, maka cek BPKB. Ternyata benar ND125. Wah, berart...

BAYAR PAJAK 5 TAHUNAN KIRANA

      Setelah pengalaman bayar pajak dan balik nama di Samsat Gresik, saya akan ceritakan pengalaman bayar pajak 5 tahunan di Samsat Blitar. Saat bayar pajak 5 tahunan untuk Motor Honda Kirana. Saya beli 10 tahun lalu atas nama kakak. Menggunakan fasilitas kredit Guru.      Karena pajak 5 tahunan, ganti plat dan STNK, maka motor harus dibawa. Walau sudah berumur 10 tahun, Kirana masih sehat. Masih cukup kuat untuk perjalanan Sidoarjo-Blitar. Bahkan walau dulunya sering dipake Sidoarjo-Magetan, Sidoarjo-Trenggalek.      Tgl. 15 Juli jam 6 pagi berangkat dari rumah. Jalannya ramai sekali. Bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah. Setelah libur panjang. Sengaja lewat jalan alternatif. Ternyata malah kesasar. Perjalanan molor 1 jam.      Jam 09.30 sampai di Blitar kota. Ambil BPKB dan KTP milik kakak. Terus meluncur ke Wlingi. Sampai Samsat Wlingi jam 10.00. Masuk parkiran langsung disambut panitia p...

BALIK NAMA SI GHIA

Lama tidak ngeblog, kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengurus balik nama mobil. Yaitu waktu balik nama motuba (mobil tua bangka) Ford Laser Ghia 89.   Kebetulan saat ini (mulai 17 Juni – 17 September2013) Pakde Karwo Gubernur Jawa Timur memberlakukan pemutihan. Pembebasan biaya denda dan balik nama. Setahun yang lalu, mobil ini sudah saya coba untuk di mutasi dari Gresik ke Sidoarjo. Saat itu juga ada pemutihan. Namun saat   cabut berkas, ternyata berkas tidak ketemu. Berhubung saat itu masa pemutihan sudah hampir habis, dan PKB belum diblokir, maka akhirnya saya bayar PKB saja dengan nembak KTP.   Solusi lain, adalah balik nama dengan menggunakan nama lokal Gresik. Sekarang, solusi balik nama dengan KTP Gresik saya ambil. Pertimbangannya untuk memudahkan pembayaran PKB tahunan. Kebetulan ada teman yang domisili Gresik. Saya datang di Samsat Gresik jam 09.00. Membawa formulir dan hasil gesekan yang batal diproses saat mau mutasi tahun yang lalu....

PENGALAMAN URUS BLOKIR PIB

Kali ini saya mau berbagi pengalaman berhubungan dengan Bea Cukai. Yaitu saat mengurus import barang untuk pabrik tempat saya bekerja.   Untuk mengurus pengeluaran barang, kami menggunakan jasa PPJK. Masalah dimulai ketika saya ditelepon oleh PPJK. PIB (Pemberitahuan Impor Barang)   tidak bisa diproses. Saya diberi Nota Pemberitahuan Penolakan (NPP).   Di NPP disebutkan bahwa : “PIB tidak memenuhi syarat untuk diproses lebih lanjut. Agar dilakukan perbaikan   sebagai berikut : Blokir Importir (lokal), hubungi KPBC bersangkutan , Hubungi seksi Penindakan (P2)” Berbekal NPP saya menuju Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjung Perak.   Masuk gedung BC menuju ruang informasi. Bertanya kepada pegawai disitu. Dijawab dengan ramah dan ditunjukkan arah ke ruang P2. Langsung menuju ruang P2 sesuai petunjuk tadi. Sampai disini terhenti di depan pintu yang hanya bisa dibuka dari dalam dan dibuka dari luar dengan menggunakan sidik jari orang...

FL Ghia Rewel

Selama menggunakan FL Ghia 89 ini, lebih banyak suka dibanding dengan dukanya. Mobil ini sudah menemani beberapa perjalanan panjang dan tidak pernah menyusahkan.   Memang beberapa kali ada kerusakan, namun tidak pernah diperbaiki saat perjalanan. Selalu bias sampai di rumah dulu.   Namun yang namanya mobil tua, mogok di perjalanan rasanya memang tinggal menunggu waktu saja.   Saat itu akhirnya dating juga.   Pertama kali adalah saat saya pakai perjalanan dari Surabaya-Magetan-Surabaya-Jember-Surabaya.   Gangguannya relative ringan, tapi sangat mengganggu.   Saat FL Ghia melaksanakan tugasnya mengusung keluarga dari Surabaya Ke Jember, tiba – tiba lampu sign mati. Mula-mula lampu berkedip   normal namun setelah 4 sampai 5 kali kedipan, kemudian mati.   Memasuki kota Jember, lampu sign mati total. Tentu saja hal ini sangat mengganggu. Karena saat itu, kami berombongan 2 mobil. FL Ghia kebagian sebagai penunjuk jalan.   Akhirnya dengan...