Langsung ke konten utama

Postingan

LEGENDA : ASAL USUL PACITAN

Legenda adalah cerita rakyat yang kebanyakan dihubungkan dengan asal usul nama daerah atau tempat. Ada legenda Sangkuriang (gunung Tangkubanperahu), Legenda Toba (Danau Toba), dan lain-lain. Karena legenda tidak bisa dibuktikan kebenarannya, maka tidak heran kalau ada lebih dari satu versi. Penulis ingat Legenda asal usul nama Pacitan.  Seingat penulis, ada 2 versi asal usul Pacitan. Yaitu dari kata Pace dan dari kata pacitan (suguhan). Versi Pace. Saat pangeran Mangkubumi (sultan Hamengkubuwono I) sedang berjuang melawan Belanda dan Sunan Pakubuwono, pasukannya mengalami kekalahan dan melarikan diri ke arah selatan. Di daerah yang kering dan tandus. Pangeran dan pasukannya kelaparan. Karena alam yang tandus, sangat susah menemukan makanan dan air untuk minum.   Salah seorang abdi dalem bernama Setra Ketipa, berusaha mencari buah untuk mengganjal perut. Sekian lama mencari, dia tidak menemukan apa-apa. Sampai di bagian timur tempat Pangeran Mangkubumi beristirahat, d...

TEMBANG MACAPAT

Tidak terbantahkan, bahwa orang Jawa suka sekali membuat perlambang atau simbol tentang segala sesuatu. Simbol-simbol itu bisa diwujudkan dalam wujud apa saja. Salah satu simbol yang digunakan adalah dalam wujud tembang. Dalam tembang Jawa, dikenal tembang MACAPAT. Banyak orang pintar mencoba memaknai Macapat. Ada yang bilang : macapat (maca papat), artinya teknik melagukannya tiap  papat (empat) baris (gatra). Macapat (maca sipat/sifat), artinya tembang ini adalah menceritakan tentang sifat manusia.Dan ada beberapa macam arti lainnya, tergantung dari latar belakang ilmu yang mengartikannya. Penulis disini berusaha membedah makna dari tembang macapat. Tembang macapat menggambarkan perjalanan hidup manusia di dunia. Mulai dari lahir, sampai dimakamkan. Hal ini ditunjukkan dari penamaan tembang macapat.  1. MIJIL Mijil artinya keluar/lahir. Hasil dari olah jiwa dan raga laki-laki dan perempuan menghasilkan si jabang bayi. Setelah 9 bulan lamanya berada di rahim sang...

CERITA AJI SAKA

Dahulu kala ada seorang raja. Namanya adalah Aji Saka. Dia sakti mandra guna. Dia mempunyai 2 orang abdi bernama Dora dan Sembada.  Suatu hari, Aji Saka mau bepergian. Dia mengajak salah satu abdinya bernama Dora. Dan meninggalkan sebuah pusaka berupa Udheng (ikat kepala) kepada Sembada. Dia berpesan kepada Sembada, bahwasannya pusaka itu tidak boleh diambil oleh siapapun kecuali Aji Saka sendiri.  Dalam pengembaraannya, Aji Saka berjumpa dengan raksasa yang suka memakan daging manusia bernama Dewatacengkar. Untuk membunuh raksasa itu, Ajisaka membutuhkan pusakanya. Maka disuruhlah Dora untuk mengambil pusaka tersebut. Berangkatlah Dora menemui Sembada temannya, untuk mengambil pusaka Ajisaka. Namun Sembada tidak memberikan pusaka yang diminta oleh Dora. Karena dia memegang pesan Ajisaka, bahwa pusaka tidak boleh diberikan kepada siapapun kecuali kepada Ajisaka sendiri.  Karena sama-sama merasa diberi wewenang oleh Ajisaka, kedua orang ini akhirnya berkelahi. Karena ...

PINDAH GIGI PERSNELENG GROOOKKK....GANTI SYNCROMESHNYA.

Salah satu keluhan yang sering saya dengar dari para Flocker adalah masalah di gigi transmisi. Disini saya mendapat beberapa kosa kata. Beberapa bilang persneleng suka nglepeh. Nglepeh = gigi masuk, di gas jalan kalo gas dilepas gigi pindah sendiri ke netral. Keluhan yang lain adalah gigi susah masuk dan kalau masuk menimbulkan suara grroookkk...... Keluhan ini juga saya alami. Saat mobil berhenti, masuk ke gigi 1 lancar. Tapi kalau posisi mobil sedang jalan, susah. Misalnya saat kita jalan, kemudian memperlambat laju mobil. Kemudian saat mobil masih berjalan pelan, gigi kita pindah dari posisi 2 ke 1, akan susah. Kalaupun dipaksa maka akan timbul suara grookkk..... Untuk memindahkan gigi dari 2 ke satu, kondisi mobil harus berhenti. Kondisi ini akan menyulitkan kita, terutama saat kondisi jalan macet-macetan. Dan terutama saat kondisi jalan menanjak. Memaksakan kondisi demikian dapat merusak gigi persneleng. Gejala seperti ini disebabkan oleh syncromesh (sinkromes/...

SEPUTAR SIM DAN STNK

Beberapa waktu yang lalu saya membawa mobil box L-300. Kosongan, tidak ada muatan. Melintas di lingkar timur Sidoarjo.  Di tengah perjalanan, mobil dihentikan oleh beberapa orang polisi.  Mereka mengadakan razia khusus mobil muatan. Singkat cerita, saya disuruh turun.  Diminta membuka box yang kosong. Periksa kabin dan surat-surat (SIM dan  STNK). Sayapun memberikan SIM dan STNK saya. Setelah memeriksa SIM dan STNK, saya di ajak minggir. Ke arah motor pak polisi yang sedang diparkir. Saya ikuti saja.  Di situ pak polisi mengeluarkan buku. Saya mau ditilang. Saya tanya, apa kesalahan saya.  Menurut pak polisi itu, saya mengendarai mobil dengan SIM yang tidak sesuai. Maka sayapun minta dijelaskan alasannya. Sehingga terjadilah dialog panjang. S : Apa kesalahan saya pak? P : Bapak mengendarai kendaraan dengan SIM yang tidak sesuai. S : Yang mana yang tidak sesuai? P : SIM bapak SIM A. Hanya boleh digunakan untuk kendaraan di bawah 2000 CC. L-300 CC-n...

TEMBANG DOLANAN ILIR-ILIR

Lir-ilir... Lir Ilir ....   Tandure wus sumilir  Tak ijo royo-royo  Tak sengguh temanten anyar Cah Angon  Cah Angon Penekno Blimbing Kuwi    Lunyu-lunyu penekno   Kanggo Mbasuh Dodotiro Dodotiro Dodotiro Kumitir Bedah ing pinggir  Dondomono Jlumatono Kanggo seba mengko sore Mumpung Padhang Rembulane Mumpung Jembar Kalangane  Yo surako surak Iyo” Tembang ini sangat populer pada masa kecil saya. Seringkali dinyanyikan. Bahkan diajarkan di sekolah SD. Salah satu tembang yang harus dihafalkan. Sampai sekarangpun saya hafal. Menurut guru SD saya, tembang ini hasil gubahan Sunan Kalijaga. Dipergunakan untuk menggambarkan kondisi masyarakat Islam yang mulai memasyarakat.  Lir-ilir-Lir-ilir T andure wus sumilir. Ilir adalah alat yang digunakan untuk menghidupkan/membesarkan nyala api. Terbuat dari anyaman bambu. Jaman sekarang disebut dengan kipas. Tandure wis semilir artinya sama dengan tanaman mulai tumbuh dengan...

APA TUMON

Selama menyalurkan hobi menulis, beberapa tulisan ringan saya pernah dimuat di majalah Panjebar Semangat. Berikut ini beberapa tulisan yang  diterbitkan antara tahun 2003 sampai sekarang..... Tidak banyak, tapi paling tidak ada jejaknya.  NGUBER UCENG KELANGAN DHELEG               Kedadeyan iki tak alami durung suwe iki, yaiku nalika lagi deres-derese udan ing mangsa rendheng. Nalika kuwi aku mulih saka nyambut gawe ing Perak tumuju menyang Sepanjang.  Ing tengah dalan, dumadakan udan deres banget nganti kaya disok saka langit.  Kaya biasanya aku terus minggir, nganggo jas udan, nyopot sepatu terus takwadhahi tas kresek lan ganti sandhal jepit. Tas kresek lan sandhal jepit pancen taksiapake kanggo jaga-jaga yen udan sakwayah-wayah, supaya sepatuku ora teles. Pancen kuwi mujudake sepatu kulit sing mung siji-sijine.             Sakteruse tas krese...