Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

PENGALAMAN URUS BLOKIR PIB

Kali ini saya mau berbagi pengalaman berhubungan dengan Bea Cukai. Yaitu saat mengurus import barang untuk pabrik tempat saya bekerja.   Untuk mengurus pengeluaran barang, kami menggunakan jasa PPJK. Masalah dimulai ketika saya ditelepon oleh PPJK. PIB (Pemberitahuan Impor Barang)   tidak bisa diproses. Saya diberi Nota Pemberitahuan Penolakan (NPP).   Di NPP disebutkan bahwa : “PIB tidak memenuhi syarat untuk diproses lebih lanjut. Agar dilakukan perbaikan   sebagai berikut : Blokir Importir (lokal), hubungi KPBC bersangkutan , Hubungi seksi Penindakan (P2)” Berbekal NPP saya menuju Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjung Perak.   Masuk gedung BC menuju ruang informasi. Bertanya kepada pegawai disitu. Dijawab dengan ramah dan ditunjukkan arah ke ruang P2. Langsung menuju ruang P2 sesuai petunjuk tadi. Sampai disini terhenti di depan pintu yang hanya bisa dibuka dari dalam dan dibuka dari luar dengan menggunakan sidik jari orang yang telah terdata. Ten

FL Ghia Rewel

Selama menggunakan FL Ghia 89 ini, lebih banyak suka dibanding dengan dukanya. Mobil ini sudah menemani beberapa perjalanan panjang dan tidak pernah menyusahkan.   Memang beberapa kali ada kerusakan, namun tidak pernah diperbaiki saat perjalanan. Selalu bias sampai di rumah dulu.   Namun yang namanya mobil tua, mogok di perjalanan rasanya memang tinggal menunggu waktu saja.   Saat itu akhirnya dating juga.   Pertama kali adalah saat saya pakai perjalanan dari Surabaya-Magetan-Surabaya-Jember-Surabaya.   Gangguannya relative ringan, tapi sangat mengganggu.   Saat FL Ghia melaksanakan tugasnya mengusung keluarga dari Surabaya Ke Jember, tiba – tiba lampu sign mati. Mula-mula lampu berkedip   normal namun setelah 4 sampai 5 kali kedipan, kemudian mati.   Memasuki kota Jember, lampu sign mati total. Tentu saja hal ini sangat mengganggu. Karena saat itu, kami berombongan 2 mobil. FL Ghia kebagian sebagai penunjuk jalan.   Akhirnya dengan menggunakan isyarat tangan saya dan si sulu